Selasa, 17 April 2012

file service terdistribusi

0 komentar

Pengenalan File Service

File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file system yang ditawarka pada komputer client. Suatu file server adalah implementasi dari file service dan berjalan pada satu atau lebih mesin. File itu sendiri berisi dari nama, data dan atribut file seperti kepemilikan file, ukuran, waktu pembuatan file dan hak akses file. File sistem merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.

Karakteristik dari File System

File Sistem adalah bertanggung jawab untuk pengorganisasian, penyimpanan, pencarian keterangan, penamaan, sharing atau pembagian dan protection atau perlindungan dari file-file. File berisi dari dua bagian penting yaitu data dan atribut. File sistem didesain untuk menyimpan dan mengatur banyak dan besar file dengan fasilitas untuk membuat, memberi nama dan menghapus file. File system juga bertanggung jawab untuk pengontrolan dari akses file, akses terbatas ke file oleh user yang berhak dan tipe-tipe dari akses yang diminta.

  • Operasi pada file (=data + atribut)

o Create / delete

o Query / Modifikasi Atribut

o Open / Close

o Read / Write

o Akses Kontrol

  • Organisasi penyimpanan

o Struktur direktori (hirarki, pathname)

o Metadata (pengaturan informasi file) : atribut file, informasi struktur direktori, dll

Atribut File

File adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder. Atribut file terdir dari :

  • Nama

Merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bisa dibaca oleh manusia (human readable form)

  • Type

Dibutuhkan untuk sistem yang mendukung beberapa tipe berbeda

  • Lokasi

Merupakan pointer atau penunjuk ke device dan lokasi file pada device tersebut berada

  • Ukuran (Size)

Ukuran file pada saat itu, baik dalam byte, huruf ataupun blok

  • Proteksi

Informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis dan mengeksekusi file

  • Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna

Informasi ini biasanya disimpan untuk :

o Pembuatan file

o Modifikasi terakhir yang dilakukan pada file

o Penggunaan terakhir file

Atribute file

  • Panjang File
  • Creation Timestamp
  • Read Timestamp
  • Write Timestamp
  • Attribute Timestamp
  • Reference Count
  • Owner
  • Tipe File
  • Daftar Akses Kontrol

Struktur File System

  • Modul direktori : menghubungkan nama file dengan ID file
  • Modul File : menghubungkan ID dengan file tertentu
  • Modul Akses Kontrol : memeriksa permission utuk operasi yang diminta
  • Modul Akses File : read / write data file atau atribut
  • Modul Blok : akses dan alokasi blok disk
  • Modul Perangkat : disk I/O dan buffering

Komponen File service

Komponen-komponen file service adalah terdiri dari :

  • File Service
  • Pengoperasian dari masing-masing file.
  • Directory Service
  • Management atau pengaturan direktori
  • Naming Service

o Location Independence :

File dapat dipindahkan tanpa penggantian nama

o Hal yang umum untuk penamaan file dan directori :

- Mesin + nama path e.g / machine / path atau machine : path

- Mounting File sistem secara remote kedalam hirarki local file.

- Single name space yang sama pada semua mesin.

o Dua level penamaan :

  • Nama simbolik yang dilihat user dan nama binary yang dilihat oleh sistem.

Kebutuhan File System Terdistribusi

Transparansi (Client tidak menyadari adanya lingkungan terdistribusi) Akses Transparan

  • Lokasi Transparan
  • Mobilitas Transparan
  • Performa Transparan
  • Scaling Transparan
  • Concurrent File Update
  • Replikasi File
  • Heterogenitas
  • Toleransi Kesalahan
  • Konsistensi
  • Keamanan
  • Efisiensi

Kebutuhan File System Terdistribusi

  • Transparency

Keseimbangan antara flesibilitas dan skalabilitas terhadap kompleksitas dan performansi dalam desainnya.

  • Concurrent File Updates

Perbaruan file serentak bersamaan antara file server dan client. Kebanyakan arah sistem mengikuti standar UNIX dalam memberikan pelayanan advisory atau mendatory file atau record file level locking.

  • File Replication

Replikasi dapat untuk share load, untuk mempertinggi fault tolerance, dan untuk mempertinggi scalability. Kebanyakan sistem yang ada dapat melayani caching dengan replication terbatas. Sebagian dapat melayani full replication.

  • Hardware dan Operating Systems

Heterogenitas atau kesamaan adalah kebutuhan yang sangat penting dalam melayani keterbukaan.

  • Fault Tolerance

Service harus terus menerus beroperasi walaupun terjadi kesalahan atau error pada client ataupun server

  • Consistency
  • Security

Semua sistem melayani mekanisme akses kontrol berbasiskan daftar akses control (access control lists)

  • Efficiency

Sistem harus dapat melayani perbandingan performance apakah lebih baik atau tidak.

Opsi Desain dalam File Service

  • Stateful
  • Stateless

Contoh File Service NFS (Network File System)

Network File System (NFS) merupakan sebuah protokol yang dikembangkan oleh Sun Microsystem pada tahun 1984 dan NFS didefinisikan dalam RFC 1094, 1813 dan 3530 sebagai DFS yang mengijikan sebuah komputer untuk mengakses file melalui network serasa akses file di disk local. NFS merupakan protokol yang sangat mendukung dalam pengaplikasian suatu file system yang terdistribusi.

http://contohskripsiku.com/pdf/pengenalan+file+service+terdistribusi

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Jaringan%20Terdistribusi%2001.pdf

http://rd-project.blogspot.com/2011/02/komputasi-terdistribusi.html

http://dc393.4shared.com/doc/5-BrEtyV/preview.html

http://ku2harlis.wordpress.com/file-service/

Rabu, 11 April 2012

FUNGSI SISTEM OPERASI

0 komentar
Sistem Operasi dapat dipandang sebagai sebuah antarmuka antara user (pengguna ) dengan perangkat keras sistem. Sistem operasi akan menyediakan suatu lingkungan yang nyaman bagi user (pengguna), sehingga user (pengguna) tidak perlu tau apa sebenarnya yang terjadi pada operasi perangkat keras. Suatu operasi yang biasa digunakan pada komputer IBM PC adalah MS DOS (Microsoft – Disc Operating System), sistem operasi lain yang banyak digunakan adalah Windows, Unix, Linux, dan Mac OS.

Fungsi Sistem Operasi

Mengelola sumber daya terkait dengan pengendalian perangkat lunak sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan. Sebagai contoh komponen perangkat keras pada komputer yaitu CPU, memori utama, alat input/output.

Mempersiapkan agar program aplikasi dapat berinteraksi dengan perangkat keras secara konsisten dan stabil tanpa harus mengetahui secara detil perangkat keras.

Melakukan pengelolaan proses mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.

Melakukan pengelolaan data pengendalian terhadap data masukan/keluaran.

Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan.

Sistem operasi komputer secara umum terdiri atas beberapa bagian:
Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
Command Interpreter atau shell yaitu bagian yang bertugas membaca input dari pengguna
Pustaka-pustaka (library), yaitu bagian yang berfungsi menyediakan kumpulan fungsi http://www.blogger.com/img/blank.gifhttp://www.blogger.com/img/blank.gifdasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lainhttp://www.blogger.com/img/blank.gif
Driver yaitu komponen yang berfungsi untuk berinteraksi dengan hardware http://www.blogger.com/img/blank.gifeksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.

Sumber


http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi



Rabu, 04 April 2012

IMPLEMENTASI THREAD DAN MULTITHREAD SERVER

0 komentar
Definisi Thread
Thread adalah sebuah pengontrol aliran program pelaksanaan program dengan menggunakan kendali tunggal. Operasi yang paling Modern saat ini adalah sistem yang banyak sekali menyediakan berbagai cara, dan memungkinkan suatu proses terkendali dengan baik.

Thread Model
Thread memungkinkan multiple execution terjadi pada environment proses yang sama
Lightweight process = karena thread memiliki beberapa sifat proses
Multithreading = Beberapa thread pada proses yang sama


Kegunaan Thread
Multithreading berguna untuk multiprocessor dan singleprocessor.
Kegunaan untuk system multiprocessor adalah :
-Sebagai unit pararel atau tingkat granularitas pararelisme.
-Peningkatan kinerja disbanding berbasis proses.
Kegunaan multithreading pada singleprocessor, adalah :
-Kerja foreground dan background sekaligus di satu aplikasi.
-Penanganan asynchronous proseccing menjadi baik.
-Mempercepat eksekusi program.
-Pengorganisasian program menjadi lebih baik.

Manfaat utama banyak thread di satu proses adalah memaksimumkan derajat kongkurensi antara operasi-operasi yang terkait erat. Aplikasi jauh lebih efisien dikerjakan sebagai sekumpulan thread disbanding sekumpulan proses.

Karakteristik Thread
Proses merupakan lingkungan eksekusi bagi thread-thread yang dimilikinya. Thread-thread di satu proses memakai bersama sumber daya yang dimiliki proses, yaitu :
-Ruang alamat.
-Himpunan berkas yang dibuka.
-Proses-proses anak.
-Timer-timer.
-Snyal-sinyal.
-Sumber daya-sumber daya lain milik proses.
Tiap thread mempunyai property independen berikut seperti :
-Keadaan (state) eksekusi thread (running, ready dan sebagainya).
-Konteks pemroses. Thread dapat dipandang sebagai satu PC (program counter) tersendiri independen di satu proses.
-Beberapa penyimpan static per-thread untuk variable-variabel local.

Paket Bahasan Perancangan Paket Thread
Paket thread adalah sekumpulan primitive (misalnya library calls) untuk pemrogram berhubungan dengan thread di program aplikasi. Pertimbangan penting pembuatab paket thread adalah :
- Waktu penciptaan thread.
-Penanganan critical region di tingkat thread.
-Penanganan private global variables.
- Implementasi paket thread.

Implementasi Paket Thread
Implementasi paket thread :
1. Thread level kernel.
Keunggulan :
Memudahkan koordinasi multithread seperti proses server.
Tidak seboros kumpulan proses tradisional.
Kelemahan :
Operasi manajemen thread sangat lebih boros.
Kernel harus menyediakan semua feature.
2. Thread level pemakai.
Keunggulan :
Kinerja luar biasa bagus disbanding thread level kernel.
Tidak diperlukan modifikasi kernel.
Fleksibelitas tinggi.
Kelemahan :
Tidak manfaatkan multiprocessor.
Untuk aplikasi dengan keterlibatan kernel yang kecil.
Mengharuskan nonblocking system call.
 

mari kita share ilmu Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template